Arsip | Cerpen

Kadang suatu realitas tidak dapat disampaikan begitu saja, apa adanya. Cerpen hadir sebagai salah satu jalan terang dari kebuntuan dari hal-hal yang demikian. Mengutip kata-kata Seno Gumira Ajidarma: “Ketika jurnalisme bungkam, maka saatnya sastra bicara.”Apakah Anda merasa juga demikian? Rubrik ini disediakan untuk mewadahi karya fenomenal Anda.

bidadari-di-kesunyian

Bidadari Tak Dihargai

Malam sunyi ini membekukan hatiku, membawaku pada bayangan menyesakkan jiwa. Di depanku, terbujur bidadariku yang selama ini kusia-siakan. Kejadian hari ini terbayang dan mengguncang sanubariku. Entah apa yang sebenarnya kurasakan. Bahagia, sedih, dan sesal yang menggelayut dalam palung hati. Pagi tadi aku mulai rutinitas seperti biasa, sarapan lalu pergi bekerja. Sejak tiga tahun yang lalu, […]

Lanjut Baca
ketika-cinta-kembali-pulang

Ketika Cinta Kembali

BRUKKK!!! Tiba-tiba tubuh Maya menabrak seseorang di belakangnya. Maya merasa kaget, tidak menyangka caranya berjalan mundur sambil menarik keranjang belanjaan telah membuat beberapa barang di tangan orang yang ditabraknya itu berjatuhan. Maya melihat sebuah botol kecap agak pecah. Beberapa titik kecap nampak hitam di atas lantai. Maya segera memburu botol kecap yang pecah itu tanpa […]

Lanjut Baca
gadis-kembang-desa

Kembang Desa Sebelah

Namaku Melati, diambil dari bunga melati. Seringkali aku disebut bunga desa, bukan karena namaku melati, melainkan karena mulut – mulut orang desa yang menamaiku begitu. Berkat mulut – mulut itu, aku menjadi kembang desa. Berkat mulut mereka aku menjadi sebuah lambang pujaan dan kebanggaan. Sayangnya aku sama sekali tidak bisa merasa bangga, senangpun tidak. (lebih…)

Lanjut Baca
gelap-dan-kelam

Di Balik Kelam

Sepertinya dia akan bangun terlalu siang. Ini tidak pantas dilakukan untuk seorang yang mengaku kaya. Kami para buruh migran bersusah payah membanting tulang, jauh-jauh meninggalkan keluarga untuk mencari nafkah, dan dia, -orang krisis kesadaran malah dilimpahi Tuhan merasakan sisi nikmat hidup. Namanya Muksin, majikanku. Mirip nama orang pribumi, tapi dia orang Arab. (lebih…)

Lanjut Baca
kayanti-gadis-lugu

Kayanti

Kayanti mengerutkan dahi, merasa tidak percaya dengan apa yang telah dilihatnya hari ini. Di depannya Mak Asih telah terbujur kaku, sang pemilik warung itu telah meninggal shubuh tadi. Mak Asih memang sudah tua, tapi dia sangat sehat. Kemarin, ketika ia berbelanja beberapa bumbu dapur di warungnya, Mak Asih sempat menggodanya, ” Rahmannya kemana, Yan?” Kayanti […]

Lanjut Baca
dari-balik-penjara

Dari Dalam Penjara

Bunyi senapan terdengar begitu keras dari dalam sebuah hutan. Sepertinya, John belum beruntung. Tembakannya selalu gagal mengenai target. Peluru sudah hampir habis. Hanya tersisa empat butir. Semuanya sudah terisi dalam senapan. Dan sialnya, hari sudah mulai sore. Tidak mungkin terus berburu hingga malam hari.  Meski begitu, John masih betah berada di dalam hutan. Merunduk dan bersembunyi […]

Lanjut Baca
cinta-tidak-pakai-logika

Kala Cinta Menyapa Logika

Realistis. Jatuh cinta itu harus realistis. Sebab manusia hidup di dunia nyata yang memang serba realistis. Jika ada yang bilang cinta tidak ada logika, aku hanya bisa tertawa. Sebagian mengatakan cinta tidaklah bisa realistis, sebab cinta hanya sebagai sebuah fantasi belaka. Jatuh cinta hanyalah fiksi. Sedangkan sebagian lain mencoba menghubungkan cinta dengan ilmu pengetahuan yang […]

Lanjut Baca
malam-pekat-sunyi-sekali

Malam Pekat

Malam pekat. Sunyi sekali. Roni duduk termenung di dalam ruang kerjanya. Ia tidak ingin pulang rumah dulu saat ini. Masih bingung apa yang harus ia lakukan untuk menutupi kesalahan yang telah dia buat. Kesalahan yang akan menghancurkan karir dan juga kehidupan rumah tangganya. Roni berharap masalah ini bisa diselesaikan segera supaya tidak menghasilkan masalah lain. […]

Lanjut Baca
cinta-lima-hari-kerja

Cinta Lima Hari

Adalah Masfufah, wanita yang setiap hari bergulat dengan mimpi. Dua belas tahun silam, dia merasa dikelabui angan. Tatkala kata-kata cinta telah di ujung lidahnya, pada hari tepat di kelulusan SMA, dia berencana akan mengungkapkan isi hatinya kepada pria pujaannya. Hari itu pada bulan Juni adalah hari terakhir pertemuan murid-murid SMA, sebelum mereka melanjutkan kehidupan masing-masing: […]

Lanjut Baca
janur-kuning-melengkung

KETIKA JANUR KUNING MELENGKUNG  

Jangan menyerah pada orang yang kamu cintai sebelum janur kuning melengkung di depan rumahnya. Begitu kata para mantan yang belum juga bisa beralih hati pada cinta yang lain. Aku pun berpikir begitu sebelumnya, sampai akhirnya sebuah undangan bernuansa putih dan emas mampir di depan pintu rumahku. (lebih…)

Lanjut Baca