Cerpen By H.K. on 3 November 2018 ; 4,934 views Rating (0 votes, average: 0.00) Log in to rate this. 0
Perempuan paruh baya itu menatapku lekat. Aku pun tak mau kalah, melihatnya pekat. Kendati saling menatap, tetap saja Mamak berdecak pinggang di pintu kamar. Sosoknya yang amat keras, terwakili dari guratan urat di leher hitam legamnya itu. (lebih…)