Arsip | Serba-serbi

Rubrik serba-serbi merupakan tempat Anda menyampaikan peristiwa-peristiwa seputar kepenulisan dan perbukuan dari berbagai belahan dunia dengan cara yang ringan dan menyenangkan. Atau mungkin itu terlalu jauh. Bisa jadi peristiwa yang terjadi sangat dekat dengan Anda. Seseorang jadi kaya-raya karena menemukan buku di kakus misalnya. Kenapa tidak? Kirim saja artikel Anda di Portal Berita Buku.

sloganisme-ala-orde-baru

Mari Mengguncang Sloganisme

Bulan Mei merupakan bulan spesial. Dalam bulan Mei terdapat banyak peristiwa sejarah. Salah satu peristiwa terpenting di bulan Mei adalah peristiwa meletusnya reformasi 1998. Meletusnya reformasi 98 merupakan tonggak bagi kehidupan kebangsaan kita. Peristiwa reformasi 1998 tersebut, menurut saya, lebih penting dari peristiwa manapun di Indonesia pasca bencana malari dan krisis ekonomi yang di mulai […]

Lanjut Baca
sekolah-pada-sastra

Perhatian Pemerintah Pada Sastra

Konon, Soekarno adalah seorang presiden yang sangat mencintai sastra. Kecintaan Soekarno pada sastra dimulai sejak ia masih sangat belia. Im Yang Tjoe (2008) seorang penulis biografi Soekarno mencacat, kecintaan Soekarno pada sastra telah tumbuh sejak ia baru berumur belasan tahun. (lebih…)

Lanjut Baca
politik-dan-polemik-kekuasaan

Pilkada dan Polemik Kekuasaan

            Genderang Pilkada serentak tahun 2018 telah ditabu. Gemanya terdengar hampir di seluruh pelosok negeri ini. Tidak lama lagi, panggung perpolitikan negara Indonesia diramaikan dengan pertarungan sengit antara aktor-aktor politik yang telah mencalonkan diri untuk menduduki kursi-kursi tertinggi di negara ini. (lebih…)

Lanjut Baca
akalnya-dan-pikiran

Manusia dan Akalnya

“Tunjukkan padaku sebuah keburukan yang tidak mengandung kebaikan di dalamnya, atau sebaliknya. Seseorang yang hendak membunuh tiba-tiba berhasrat untuk berzina, akibatnya dia tidak jadi membunuh. Benar bahwa zina adalah perbuatan tercela, tapi ia menjadi penghalang bagi terjadinya pembunuhan. Pada sisi inilah zina mengandung unsur kebaikan.” (lebih…)

Lanjut Baca
do-ut-des-artinya

Do ut Des dalam Pilkada

            Ungkapan bahasa Latin do ut des yang berarti saya memberi supaya engkau memberi terlihat sangat sederhana namun kaya makna. Ungkapan ini justru menjadi suatu asumsi dasar yang melahirkan teori pertukaran (Sosiologi, Bernard Raho: 2014). Peletak dasar dari teori ini adalah Simmel. Menurut Simmel, semua kontak antara manusia bertolak dari skema memberi atau mendapatkan kembali […]

Lanjut Baca
merdeka-membaca-buku-di-hari-libur

Merdeka itu Membaca

Apakah kemerdekaan masih bermakna jika kita tidak mengenal literasi? Pertanyaan ini merupakan refleksi saya di tengah kemeriahan perayaan kemerdekaan Indonesia ke 72. Kegelisahan ini bermula saat saya berdialog dengan mahasiswa baru. Saya mendapatkan kesempatan diskusi tersebut pada penyelenggaraan program orientasi mahasiswa baru di berbagai fakultas. (lebih…)

Lanjut Baca
the-guest-house-kepada-rumi

Belajar Kepada Rumi

 “Tunjukkan padaku sebuah keburukan yang tidak mengandung kebaikan di dalamnya, atau sebaliknya. Seseorang yang hendak membunuh tiba-tiba berhasrat untuk berzina, akibatnya dia tidak jadi membunuh. Benar bahwa zina adalah perbuatan tercela, tapi ia menjadi penghalang bagi terjadinya pembunuhan. Pada sisi inilah zina mengandung unsur kebaikan.” Ini bukan ucapan saya, tapi ungkapan Maulana Rumi. Filsuf yang […]

Lanjut Baca
polemik-pajak-untuk-penulis-buku

Pajak untuk Penulis: dari Tere Liye Hingga Dee Lestari

Entah angin mana yang menghembuskan polemik pajak untuk penulis, khususnya penulis buku. Ya, saya harus membatasi pajak penulis buku karena di luar sana banyak orang dengan profesi penulis selain penulis buku. Contohnya penulis naskah drama, naskah sinetron, ghost writer, penulis soal, penulis iklan advertorial, kasarnya penulis ‘pocokan’ yang menulis berdasar pesanan. Karena pusaran masalah ada […]

Lanjut Baca