Arsip Tag | cerita cinta

devil

Mata Oni

Bangku yang semula penuh sesak diduduki guru, kini menyisakan Pak Arman seorang diri. Ia wali kelasku. Tak pernah marah kendati Oni membuat rusuh dengan meremas payudara Tintin, tetapi matanya sempat menyala ketika tadi aku menusuk mata Oni memakai pensil. (lebih…)

Lanjut Baca
kupu-kupu

Kupu-Kupu di Sarang Andeng

Asap putih mengepul dan membubung dari tungku tanah liat. Orang-orang tak lagi memikirkan panci peot yang menjerang air, atau ranting-ranting kayu yang berubah wujud jadi abu di sudut dapur masing-masing. Unggunan bara api tungku seolah tiada berarti daripada pemandangan di depan mata. Riap dua andêng yang melengkung lantas menelusup ke balik rimbun bambu, selaksa rahasia […]

Lanjut Baca
hands-91125__340

Bila Gerimis Merah Itu Tiba di Jantungku

Udara terasa sedemikian uzur memenuhi sesak dada seorang lelaki, ketika di hadapannya seorang perempuan terkulai lemah di atas lantai berdebu. Tenggorokan lelaki itu tercekat perih. Bergumam pun pedih. Pintu di belakangnya tertutup. Sebelum akhirnya ruangan memantulkan langkah kaki yang terburu-buru. “Masih tak sadar jua?” Lelaki itu menggeleng. Sedang yang bertanya tampak tak puas. Disiramkannya seember […]

Lanjut Baca
surat-surat cinta

Selusin Surat untuk Tukang Pos

Surat Pertama Kepala saya penuh, Tuan, saya ingin menuliskan kekosongan. Namun saya tidak banyak mengerti apakah pikiran berwujud sebagai benda cair, padat, atau gas? Lantaran hampir setiap saya mandi, pikiran saya hilang. Setiap saya bersandar dan duduk di kursi reyot, pikiran saya hilang. Setiap saya merokok dan mendapati liuk uap kopi mengudara, pikiran saya hilang. […]

Lanjut Baca
images (6)

Wanita Yang Pernah Pergi Ke Bulan

Hari yang amat cerah pada tanggal 28 desember, kulewatkan dengan membaca sebuah ensiklopedia di toko buku dekat persimpangan yang ke barat menuju Malioboro, ke utara menuju kawasan kampus UGM dan ke barat menuju Solo sementara pohon-pohon di luar bercorak hijau musim hujan dan sedang melahap sinar matahari. Jadi aku duduk di sana dekat jendela, membuka […]

Lanjut Baca
pembunuh-berdarah-dingin

Pembunuh

Tubuh anak itu menggelepar sebelum akhirnya membeku. Ia tak sempat menjerit ketika kepalanya dihantam sebongkah batu, lalu diseret dan dibenturkan ke dinding berkali-kali. Darah hitam kental mengucur dari batok kepala bagian depan. Gumpalan darah itu memenuhi lantai, sementara anak laki-laki –yang menyeret kawan sekelasnya itu- berdiri terpaku sewaktu lonceng berdentang tiga kali. Seketika ia memutar […]

Lanjut Baca
mantan-kekasih-lelakiku

Kekasih Lelakiku

“Lihatlah, aku telah kembali untukmu.” Ia berdiri lunglai di depanku. Sorot mata sunyi senyap. Gurat senyum kelu membeku. Semesta sekejap membisu, tanpa kata-kata. Aku berharap ada lebih banyak rindu tertumpah, bukan sekedar ‘lihatlah, aku telah kembali untukmu’. Ia berdiri begitu dekat denganku, bahkan teramat dekat hingga dapat kucium bau keringat anyirnya. Nyaris busuk, menusuk setiap […]

Lanjut Baca
wanita-tidak-mau-jadi-boneka

Wanita Yang Jadi Boneka

“Kamu tampak cantik sekali dengan perhiasan ini. Pakailah gaun terindah yang telah aku belikan itu. Hari ini akan ada banyak tamu dari berbagai perusahaan yang hadir. Kamu harus tampak sempurna. Kamu memang wanita tercantik di dunia.” Puji Ardian seraya tersenyum melihat kecantikan istrinya yang sudah dirias oleh seorang penata rias profesional. (lebih…)

Lanjut Baca