Arsip | Esai

Kadang sebuah pemikiran perlu disampaikan secara serius tapi santai. Esai memberi ruang bagi Anda yang ingin menyampaikan ide, gagasan, dialektika dan sebagainya bagi kemajuan masyarakat pada umumnya dan dunia buku pada khususnya. Tentu kami akan sangat menghargai jika gagasan Anda tidak melupakan buku, -entah sebagai bahan kajian maupun sebagai referensi. Anda punya ide? Tulis esai Anda di sini.

program-kampung-zakat

Aku Melihat Baitul Hikmah di Kampung Zakat

Kala itu Bagdad bukanlah kota dengan reruntuhan bangunan yang hancur dihantam rudal. Tanah gersang di jantung negara Irak itu pernah menopang dunia 1001 malam yang dikenal sebagai kota paling metropolitan di dunia. Taman-taman indah, bangunan-bangunan cantik dengan arsitektur mengagumkan, serta gemerlap lampu kota yang betebaran dimana-mana menjadi mahkota yang menepis kesuraman hamparan luas padang pasir. […]

Lanjut Baca
perlunya-uu-desa

Mencari Peran UU Desa dalam Menjamin Aktifitas Ekonomi Desa

Adakah masa depan cerah dapat diharapkan dari desa? Sebagian besar dari kita akan pesimis mampu hidup layak dengan berbekal cangkul dan sebidang tanah dibanding dengan laptop, mesin dan kantor. Hijau padi, sayur mayur serta ternak yang gemuk seakan lebih menyuguhkan penderitaan sehingga membuat orang lebih memilih mengais rizki dalam kepulan debu dan asap kota. Angka […]

Lanjut Baca
IMG_20171013_205003_623

Berguru pada Nietzsche, Manusia “Dinamit” dari Jerman

Terbatasnya kesempatan dan dana untuk berlibur atau melanjutkan studi ke Jerman tidak menghalangi saya untuk jatuh cinta pada Jerman. Perkenalan saya dengan Deutschland tidak melalui dunia fisik, melainkan melalui dunia gagasan filsafat. Jerman tidak hanya saya kenal melalui pemain sepakbolanya yang top seperti Mesut Ozil. Jerman kini banyak saya kenal melalui produk literaturnya yang mengesankan […]

Lanjut Baca
8424da3c-0a63-4d41-8399-4ebc883c6d78

Kebudayaan Pancasila, Kebudayaan Rakyat

Bangsa kita dikenal dengan bangsa yang memiliki kekayaan budaya. Beragam budaya dapat kita temukan dari ujung Sabang hingga Merauke, namun dengan kekayaan budaya tersebut, mengapa bangsa kita masih mundur? Bahkan kalah oleh kebudayaan barat yang dengan keunggulannya telah mampu mengambil sebagian besar kehidupan sosial di bangsa kita saat ini. Persoalan demikian harus kita telisik pada […]

Lanjut Baca
images (2)

Kasih Sayang adalah Literasi!

Kala itu di kota St. Petersburg, seorang penulis sedang dirundung hidup yang maha berat. Ia tenggelam dalam lilitan hutang, dan kesedihan mendalam sebab ditinggal mati istri dan kakaknya. Penulis muda itu kini hidup sebatang kara. Ia tak mampu menulis lagi sebab terlalu kalut dalam kesedihan. Penulis itu lalu tenggelam dalam mabuk-mabukan dan berjudi untuk mengusir […]

Lanjut Baca
tan-malaka-sebagai-tokoh-pendidikan

Tan Malaka; Tokoh Pendidikan yang Terlupakan

Tidak hanya sebagai bapak republik, sebagai tokoh pendidikan Tan Malaka juga terlupakan. Nasibnya memang tragis, selama hidup dibuang dan berakhir dibunuh oleh bangsanya sendiri. Bahkan setelah matipun ia coba dilenyapkan dari sejarah kemerdekaan Indonesia. Tidak heran jika pemikiran dan jasanya sebagai perintis sekolah yang dibangun oleh tangan rakyat pribumi sendiri sepi dari diskursus pendidikan nasional […]

Lanjut Baca
tokoh-muhammadiyah

Profetiksitas dan Problema Teoritik Kemanusiaan

Misi kemanusiaan tidak akan berjalan maksimal tanpa ada panggilan kemanusiaan yang kuat dari dalam. Panggilan kemanusiaan itu sendiri seringkali banyak dipengaruhi oleh cara pandang dan nilai-nilai yang dipegang oleh manusia. cara pandang menentukan siapa yang harus ia bela, siapa yang harus dilawan, dan apa yang harus dilakukan. Hal ini sangat menentukan dalam pemahaman konflik dan […]

Lanjut Baca
debat-capres-dan-penyelesaian-ham

Debat dan HAM Yang Tak Selesai

Siapa saja yang menyimak debat pertama Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden akan dibuat terkesima dengan gaya kedua kandidat. Kedua kandidat dinilai oleh berbagai kalangan sama-sama ngetop, apalagi dinilai oleh masing-masing pendukung pasangan capres-cawapres. Bagi rakyat yang jeli, kalangan kaum pinggir barangkali lebih memilih cuek dan tidak menggubris perkara debat. Mereka sudah bisa menebak, siapapun […]

Lanjut Baca